Psikologi Islam UIN Madura Hadir dalam Dialog Interaktif Pendidikan Anak di PP Sumber Lompang, Sokobanah, Sampang
- Diposting Oleh Admin Web PSI
- Rabu, 12 Agustus 2026
- Dilihat 45 Kali
Sampang, 12 Agustus 2026 — Pondok Pesantren Mambaul Ulum Sumber Lompang, Sokobanah, Kabupaten Sampang, menggelar seminar dialog interaktif bertema “Psikologi Anak dalam Pendidikan Islam dan Metode Pembelajaran pada Anak Usia Dini”, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pesantren Sumber Lompang tersebut menghadirkan Umarul Faruk, M.Psi., Sekretaris Program Studi Psikologi Islam UIN Madura, sebagai pemateri. Sementara Abdul Hamid, M.Pd.I., guru di lembaga tersebut, bertindak sebagai moderator.
Kegiatan turut dihadiri Abdul Aziz, PPAI Kecamatan Sokobanah, bersama dewan guru, wali murid, dan calon guru. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis dan interaktif.
Dalam penyampaiannya, Umarul Faruk membahas pentingnya memahami kondisi dan karakteristik anak sebelum menentukan cara mendidik. Menurutnya, anak usia dini memiliki tahapan perkembangan yang berbeda, sehingga pendekatan pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter anak.
“Memahami anak sebelum mendidik anak menjadi hal penting bagi orang tua maupun guru. Ketika kita memahami perkembangan anak, kita akan lebih mudah menentukan cara berkomunikasi, memberikan batasan, dan memilih metode pembelajaran yang sesuai,” ungkap Umarul Faruk.
Materi juga mengaitkan psikologi perkembangan anak dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam. Pendidikan anak tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak, karakter, kemandirian, kemampuan sosial dan emosional, serta pembiasaan nilai-nilai keislaman.
Dalam dialog tersebut, peserta juga diajak memahami berbagai metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Bermain, bercerita, bernyanyi, bermain peran, praktik langsung, eksplorasi, dan pembiasaan menjadi beberapa pendekatan yang dapat digunakan untuk menciptakan proses belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Dewan guru, wali murid, dan calon guru mengikuti pemaparan dengan penuh perhatian serta aktif dalam sesi diskusi. Berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari turut dibahas, mulai dari menghadapi anak yang sulit diatur, anak yang tidak mau belajar atau mengaji, hingga penerapan disiplin tanpa kekerasan.
Ketua Yayasan Mambaul Ulum Sumber Lompang sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Sumber Lompang, KH. Abd Halim Saifullah, S.Pd.I, turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan para pendidik dan orang tua dalam mendampingi perkembangan anak.
Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya pengalaman praktis para pendidik dan wali murid dengan perspektif akademik dari bidang Psikologi Islam. Melalui dialog tersebut, peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai perkembangan anak serta menerapkannya dalam lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan.
Pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah bahwa pendidikan anak perlu diawali dengan upaya memahami dunia dan tahap perkembangan mereka. Memahami anak sebelum mendidik anak menjadi prinsip penting agar proses pendidikan dapat berlangsung dengan penuh kasih sayang, keteladanan, bimbingan, dan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan anak.