Kesan Minggu Pertama Perkuliahan di Psikologi Islam UIN Madura: Semangat Belajar dan Suasana Kelas yang Positif
- Diposting Oleh Admin Web PSI
- Rabu, 2 September 2026
- Dilihat 36 Kali
UIN Madura — Minggu pertama perkuliahan mahasiswa baru Program Studi Psikologi Islam UIN Madura menjadi awal yang penuh kesan. Memasuki semester baru, mahasiswa tidak hanya mulai mengenal berbagai mata kuliah, tetapi juga mulai membangun suasana akademik, relasi pertemanan, serta semangat untuk tumbuh dan belajar bersama.
Pada hari-hari pertama perkuliahan, mahasiswa mendapatkan berbagai materi yang menjadi fondasi penting dalam perjalanan akademik mereka. Mulai dari mata kuliah Pancasila, Bahasa Indonesia, FLDP Bahasa Inggris, hingga Pengantar Studi Islam, mahasiswa diperkenalkan dengan beragam perspektif yang diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus membentuk karakter akademik mereka.
Salah satu dosen yang turut mendampingi mahasiswa pada minggu pertama adalah Romario Rahadian Kiswoyo, S.IP., M.Sos., pengampu mata kuliah Pancasila. Ia melihat adanya semangat yang baik dari mahasiswa baru dalam mengikuti proses perkuliahan.
“Selama mengajar mata kuliah Pancasila, saya melihat mahasiswa baru Prodi Psikologi Islam memiliki semangat yang baik dalam mengikuti proses perkuliahan. Seiring berjalannya pertemuan, mahasiswa mulai lebih aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta mengaitkan materi perkuliahan dengan berbagai realitas sosial dan kehidupan bermasyarakat.”
Menurutnya, proses pembelajaran bukan hanya tentang memahami materi, tetapi juga bagaimana mahasiswa berani mengembangkan cara berpikir dan melihat berbagai persoalan
Kesan positif juga dirasakan oleh mahasiswa baru. Ferdi Triansyah Alannurirrohim (Alan) mengungkapkan bahwa dua hari pertama perkuliahan memberikan pengalaman yang beragam dan menyenangkan.
“Dua hari pertama kuliah ini sangat berkesan karena materi yang disampaikan sangat beragam. Mulai dari belajar Pancasila dan Bahasa Indonesia di hari Rabu, hingga kelas FLDP Bahasa Inggris dan Pengantar Studi Islam pada hari Kamis ini. Semua dosen mengajar dengan cara yang interaktif dan mudah dipahami.”
Bagi Alan, suasana perkuliahan yang interaktif membuat mahasiswa lebih mudah memahami materi sekaligus menikmati proses belajar. Ia berharap semangat dan suasana positif tersebut dapat terus dipertahankan hingga semester berikutnya.
“Semoga semangat belajar dan suasana kelas yang positif ini bisa terus terjaga sepanjang semester ke depan.”
Minggu pertama hanyalah langkah awal dari perjalanan panjang mahasiswa Psikologi Islam UIN Madura. Masih akan ada banyak materi, tugas, diskusi, tantangan, dan pengalaman baru yang akan dilalui bersama.
Namun, perkuliahan tidak harus selalu dipandang sebagai beban. Kampus juga merupakan ruang untuk bertumbuh, menemukan potensi diri, membangun persahabatan, belajar memahami manusia, dan menemukan makna dari setiap proses yang dijalani.
Prodi Psikologi Islam UIN Madura mengajak seluruh mahasiswa baru untuk tidak takut dengan proses. Tidak apa-apa jika pada awalnya masih merasa canggung, belum berani berbicara, atau belum sepenuhnya memahami setiap materi. Yang terpenting adalah terus mencoba, terus bertanya, dan terus melangkah.
Jangan hanya mengejar nilai, tetapi tumbuhkan juga rasa ingin tahu. Jangan hanya mengejar kelulusan, tetapi nikmati perjalanan menjadi pribadi yang lebih baik.
Karena setiap pertanyaan yang diajukan adalah keberanian untuk belajar, setiap kesalahan adalah kesempatan untuk bertumbuh, dan setiap pertemanan yang terbangun adalah bagian dari cerita indah selama berada di kampus.
Selamat datang dan selamat bertumbuh di Psikologi Islam UIN Madura.
Belajar dengan bahagia, bertumbuh bersama, dan jadilah pribadi yang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama.
Prodi Psikologi Islam UIN Madura — tempat belajar memahami manusia, menguatkan kemanusiaan, dan menumbuhkan harapan untuk masa depan.